Matahari Senja adalah tokoh favorite gue dalam novel -__-. Tokoh ini berada di dalam novel "Jingga Dan Senja", "Jingga Dalam Elegi" dan buku ketiganya yang gue udah tunggu-tunggu tapi kaga terbit-terbit "Jingga Untuk Matahari" karya Esti Kinasih. Ini bayangan "MATAHARI SENJA" yang gue kutip dari novel JINGGA DAN SENJA
*Ari. Nama ngetop di SMA Airlangga. Niang onar sekolah. Salah satu panlima perang saat tawuran, yang berani memimpin teman-temannya sampai kejalan raya, bahkan menyerang sekolah yang dianggap cari gara-gara. Siswa yang sering menyebabkan para guru terserang penyakit sakit kepala, migrain, atau darah tinggi. Juga sering membuat guru-guru yang sedang menjalankan ibadah puasa senin&kamis atau puasa-puasa yang lain, buka jam 12 siang, habis Dzuhur, gara-gara baru saja memarahi Ari sampai tenggorokan kering korantang. Bukan hausnya yang jadi masalah, tapi tampang gak peduli Ari yang membuat guru-guru bersangkutan jadi ingin melanjutkan marah-marahnya.
Setahun lalu, beberapa guru baru yang relatif masih muda dan belum punya pengalaman, guru-guru cewek pastinya, malah dibikin nangis sama Ari!
Ari juga membuat MOS jadi neraka untuk soswa-siswa baru, nggak cewe maupun cowo, meskipun MOS itu dimana-mana emang neraka. Tapi Ari itu beda. Tu cowo terkenal gak jelas. Tidak mengerjakan apa-apa yang dia perintahkan, belum tentu akan mendapatkan hukuman. Sebaliknya, mengerjakan semua yang diperintahkan, dengan patuh dan nyaris tanpa kesalahan, malah bisa membuat Ari ngamuk dan langsung menyiapkan sederet hukuman. Tampang cantik bisa bikin Ari jadi galak. Tapi cewek yang tampangnya pas-pasan , kalo gak tega mau bilang jelek, malah pernah bikin tu cowok jadi baiiik banget.
*Ari itu ternyata waktu baru-baru masuk udah menunjukan gejala bakalan jadi tukang rusuh. Waktu MOS, dia tuh kayak anak-anak baru yang lain. Nurut disuruh apa aja. Begitu MOS keluar, baru deh keliatan kalo dia suka ngelawan. Kalo dimintain duit 1000-2000 ribu, dia masih mau ngasih. Lebih dari itu dia pilih ribut.
Anak-anak kelas sebelas mulai nggak seneng tuh sama Ari. Terus mereka bikin rencana mau gencet dia. Tapi dari situ ketahuan, Ari tuh kalo udah marah banget, bisa kalap. Bisa kayak orang nggak sadar atau kesurupan gitu . Pertama kali ketauan wwaktu dia dikeroyok anak-anak kelas sebelas dibelakang, pas pulang sekolah. Di sana dia dihajar. Si Ari emang babak belur parah. Sampe masuk rumah sakit. Tapi anak-anak kelas sebelas yang ngeroyok dia babak belurnya juga sama. Kayaknaya dia ngelawan mati-matian sebelum akhirnya pingsan. Nah abis itu, namanya mulai ngetop tuh. Anak-anak kelas sebelas mulai mikir kalo mau ngapa-ngapain dia. Soalnya, pernah sekali lagi si Ari itu dikeroyok, tapi diluar sekolah. Dia dicegat dijalan gitu. Dihajar sampai babak belur lagi. Begitu dia sembuh, anak-anak kelas sebelas yang ngeroyok dia, di datengin satu-satu. satu anak dia hajar di toilet sekolah. Pas tuh anak lagi sendirian. Satu dia datengin rumahnya pas lagi kosong, terus dia tarik ke halaman terus dia hajar disana. 3 anak ia cegat dijalan, terus yang dia datengin kerumahnya ada dua orang ding. 1dihajar di ruang tamu, didepan nyokap tu cowok! Abis itu Ari jelasin kenapa dia mukulin anaknya. YANG PALING KEREN, salah satu cowo yang di cegat dijalan lagi boncengan berdua sama ceweknya. Sama Ari tu cewe disuruh turun dari motor terus dijegatin Taxi sopirnya dikasih ongkos terus dia suruh nganterin tu cewek sampe depan rumah. Baru setelah itu dia hajar cowoknya habis-habisan. GENTLE KAN???
Dan ini ceritanya kenapa Ari itu bisa jadi pentolan sekolah kita kayak sekarang ini, waktu itu dia masih kelas sepuluh juga. Pas pulang sekolah anak-anak Brawijaya nyerang. Tiba-tiba aja mereka udah sampe di gerbang gitu. Ari ngeliat ada 1 anak sekolah kita yang diculik diseret ke mobil terus dibawa pergi. Langsung Ari ngejar pake motor. Tu cowo bawa besi. besinya dari pagar yang bisa dicopot itu yang dipake menyelinap pas upacara itu. katanya sih, mobil anak Brawijaya itu dipukulin sampe ringsek sama Ari. Kacanya abis. Ya gitu dia ngamuk kayak keserupan. Ternyata cowok yang di culik itu anak kelas duabelas, udah gitu sahabatnya pentolan sekolah kita waktu itu.
Abis itu Ari dijadiin anggota kelompok mereka. Pastinya KELOMPOK PERUSUH DISEKOLAH. Dan dia bergaulnya sama anak-anak kelas duabelas. Sejak itu anak-anak kelas sebelas gak berani ngusik Ari lagi. Nah waktu kelas duabelas lulus, hierarki kepimimpinanya lompat tuh. Langsung ke Ari. Kelas sebelas yang naik kelas duabelas dilewatin
Minggu, 16 Desember 2012
Kamis, 13 Desember 2012
Salahkah Bila Aku Mencintaimu?
Mencintaimu adalah hal yang mudah bagiku, tetapi untuk dicintaimu adalah hal yang sulit bagiku, meski kau bisa mencintaiku tapi itu adalah mimpi dan pikiran konyol dari ku walaupun itu juga adalah impianku. impian yang aku tidak tau akan terjadi....
Tersenyum..... Saat kau melintasiku
Bahagia..... Ketika melihatmu tersenyum atau tertawa
Senang jika kau berada disekitarku
Ketika aku bercermin dan melihat bayangan pantulanku di cermin. Aku berbicara pada diriku sendiri "Apakah aku pantas mencintainya? Tidak.... Aku tidak pantas mencintainya. Aku bahkan bukan siapa-siapa dirimu. Berhentilah mencintainya!!! Itu hanya membuang waktu ku untuk dia" Berhentilah mencintainya? Disisi seperti ini aku ingin berhenti mencintaimu agar rasa sakit ini tidak ada lagi. Disisi lain apakah aku bisa? Kau yang selalu mewarnai hatiku dengan tawamu bahkan hanya seulas senyum yang terlukis di bibirmu. Saat aku sedang emosi dan sedih hanya senyumanmu yang bisa merendam amarah dan sedihku itu. Bisakah kau berikan senyum untukku?
Aku menginginkanmu tapi aku tak banyak berharap, aku hanya bermimpi bisa memilikimu. Yah.... Hanya sebuah MIMPI. Mimpi yang indah tapi dibalik ke indahan mimpi itu tersimpan rasa sakit. Sakit karena hanya bisa bermimipi!!! Hanya bisa menggapaimu di mimpiku. Tetapi di kenyataanya dirimu tak pernah untukku......
Tersenyum..... Saat kau melintasiku
Bahagia..... Ketika melihatmu tersenyum atau tertawa
Senang jika kau berada disekitarku
Ketika aku bercermin dan melihat bayangan pantulanku di cermin. Aku berbicara pada diriku sendiri "Apakah aku pantas mencintainya? Tidak.... Aku tidak pantas mencintainya. Aku bahkan bukan siapa-siapa dirimu. Berhentilah mencintainya!!! Itu hanya membuang waktu ku untuk dia" Berhentilah mencintainya? Disisi seperti ini aku ingin berhenti mencintaimu agar rasa sakit ini tidak ada lagi. Disisi lain apakah aku bisa? Kau yang selalu mewarnai hatiku dengan tawamu bahkan hanya seulas senyum yang terlukis di bibirmu. Saat aku sedang emosi dan sedih hanya senyumanmu yang bisa merendam amarah dan sedihku itu. Bisakah kau berikan senyum untukku?
Aku menginginkanmu tapi aku tak banyak berharap, aku hanya bermimpi bisa memilikimu. Yah.... Hanya sebuah MIMPI. Mimpi yang indah tapi dibalik ke indahan mimpi itu tersimpan rasa sakit. Sakit karena hanya bisa bermimipi!!! Hanya bisa menggapaimu di mimpiku. Tetapi di kenyataanya dirimu tak pernah untukku......
Langganan:
Postingan (Atom)
<-! Sekarang, kita akan menyesuaikan objek badai salju ->






